BLOG ini adalah karya pribadi saya. Karena itu mohon untuk TIDAK menggunakan/mengcopy/mengedit foto-foto yang ada di blog ini dan memanfaatkannya untuk keperluan komersial/umum tanpa ijin tertulis dari saya. Jika ingin mengcopy-paste isi maupun foto yang ada di blog ini untuk keperluan pribadi, diharapkan menyebutkan sumber dan link asal.

"JANGAN ASAL COPY-PASTE karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal." (Sumber: JACP. http://anotherfool.wordpress.com/jacp/ )


Showing posts with label resep masakan. Show all posts
Showing posts with label resep masakan. Show all posts

Friday, November 14, 2014

POMPOM POTATO




Dulu sebelum aku mempunyai hobi memasak, terkadang untuk tambahan lauk kami membeli frozen food seperti chicken nugget, karage, spicy wing, dan potato nugget. Kebetulan untuk jenis sosis-sosisan dan model seperti tempura atau kaki naga, di keluargaku tidak suka.
Tapi itu sudah lamaaaaaa sekali, mungkin terakhir membeli frozen food seperti itu sudah 5 tahun lalu atau lebih, karena pada dasarnya memang hanya sebagai lauk kalau kepepet saja hehehehe...

Nah, waktu sudah mulai senang masak, aku beberapa kali membuat chicken nugget. Ternyata mudah ya, membuat chicken nugget sendiri. Tahun lalu kucoba membuat potato nugget, dan berhasil pula.... Lalu beberapa waktu lalu banyak postingan di group mengenai pompom potato. Tadinya kupikir apa gerangan ya, pompom potato... namanya kok unik.... ternyata oh ternyata.... sama saja dengan potato nugget yang dulu pernah kubuat. Jadi bulan lalu saat putriku ada di rumah,  coba bikin lagi deh buat bekalnya selama ngekost... bisa buat variasi lauk tambahannya. Pompom makan pompom deh hahahaha....



Waktu itu kebetulan menggunakan bahan-bahan seadanya saja di rumah, namun jadilah pompom potato yang lezat sekali.... ^_^ Ini dia resepnya:

Pompom Potato
By: Irene Susianto


Bahan:
350 gram kentang
60 gram Keju parut (atau sesuai selera)
Daging asap jika ada, banyaknya sesuai selera, potong-potong kecil
Lemak ayam secukupnya, potong-potong kecil (optional, tidak harus pakai)
Daun seledri secukupnya, dirajang halus

Putih telur
Tepung panir oranye


Cara membuat:
- Kentang dikupas, dicuci, potong-potong, direbus, dan ditumbuk sampai halus
- Setelah itu masukkan semua bahan lain: cincangan daging asap, lemak ayam, daun seledri, brokoli, dan keju parut.
- Campur semua bahan jadi satu, jika kurang asin bisa ditambahkan keju, atau bisa juga menggunakan chicken powder atau garam saja.
- Setelah itu dibentuk lonjong atau memanjang sesuai selera.
- Celupkan di putih telur, lalu gulingkan di tepung panir sampai tertutup rata.
- Jika akan langsung dimakan, bisa langsung digoreng, atau dimasukkan ke dalam kulkas dulu agar lebih set, tidak mudah lepas panirnya.
- Jika akan disimpan, kemas dalam plastik atau wadah plastik yang tertutup rapat, usahakan satu kemasan untuk satu kali makan supaya mudah mengambilnya. Simpan dalam freezer.
- Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai keemasan. Jadi deh pompom potato yang cantik dan menggugah selera.... bisa untuk cemilan, dimakan dengan cocolan saus sambal, bisa juga untuk lauk... ^_^




Mudah ya membuatnya.... untuk isiannya juga bisa divariasi sesuai bahan yang ada atau sesuai selera. Misalnya menggunakan wortel yang diparut, daun bawang, atau yang lainnya....
Supaya membentuknya lebih mudah, gunakan sarung tangan plastik, sehingga tidak lengket di tangan dan lebih praktis....

Selamat mencoba ^_^

Saturday, December 7, 2013

OSENG ATI KENTANG




Salah satu lauk favorit saya adalah oseng ati kentang. Kenapa? Karena saya penggemar kentang dan pecinta hati ayam hehehehe.... Pertama mengenal dan makan oseng ati kentang ini waktu saya sudah tinggal di Banyuwangi. Ketinggalan jaman ya.... waktu itu dibelikan nasi bungkus oleh suami tercinta, ada oseng ati kentangnya. Sejak saat itu saya langsung jatuh cinta (cieeeee.......) sama lauk yang satu ini.
Suami justru nggak doyan, karena beliau tidak suka makanan yang "masir" seperti kentang rebus, kuning telur (apalagi kuningnya telur asin yang masir banget), ati dan jeroan lainnya. Jadi kalau beli nasi bungkus di tempat tersebut, jatah oseng saya dobel hahahaha....

Tapi sudah lamaaaaaaa sekali terakhir beli nasi bungkus di sana. Nah, mengobati rasa kangen saya dengan oseng tersebut, saya coba belajar masak sendiri. Sekarang justru merasa kalau buatan sendiri ini jauh lebih enak daripada yang beli tersebut, karena perbandingan ati dan kentangnya bisa disesuaikan keinginan, juga rasanya bisa lebih disesuaikan dengan selera saya (super pedassss) ^_^




Seperti pada umumnya, kalau saya masak jarang sekali menggunakan takaran, tidak seperti membuat kue ya.... jadi modalnya cuma kira-kira hehehehe..... tapi akan saya coba membuat takaran supaya tidak membingungkan ya... kalau semua diberi keterangan "secukupnya", pastinya pada bingung, "cukup" itu seberapa??

Akan tetapi ini hanya takaran kira-kira, jadi monggo disesuaikan dengan selera masing-masing ya.... karena selera tiap orang berbeda-beda... ada yang suka kurang asin, ada yang suka agak manis, ada yang suka asiiin.... hehehehe....

Kurang lebih beginilah resepnya:

OSENG ATI KENTANG
By: Irene Susianto


 Bahan:
1 kg kentang
1 kg hati ayam (bisa pakai rempelanya kalau suka)
----> perbandingan antara kentang dan ati bisa suka-suka kok... tidak harus seperti di atas

400-500 ml santan sedang
4 lembar daun salam
beberapa iris laos

Bumbu:
2 sendok teh garam (sesuaikan dengan selera)
4 sendok teh gula pasir atau diganti dengan gula merah lebih nikmat (sesuaikan dengan selera)
1 sendok teh kaldu ayam bubuk, atau 1 sdm kaldu ayam yang berbentuk gel


Bumbu dihaluskan:
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt jinten bubuk (bisa diabaikan jika tidak ada)
1 buah kemiri (bisa diabaikan jika tidak ada)
5 buah cabe merah besar - ini supaya warna merahnya bagus
cabe rawit secukupnya - kalau tidak suka pedas, tidak usah dipakai. Kalau saya, cabenya bisa 1/4 kg sendiri dan nggak pakai cabe merah besar hahahaha.....

Cara membuat:
- Kupas kentang, cuci bersih, potong-potong kurang lebih 1X1 cm. Setelah itu digoreng dengan minyak banyak sampai matang. Jangan sampai kering ya... nanti jadi keripik kentang hahahaha.....
- Sementara itu, didihkan air dalam panci, rebus hati ayam sampai matang. Setelah matang, potong-potong kecil, disesuaikan dengan ukuran kentangnya.

- Untuk bumbu yang dihaluskan, bisa diulek kalau berlebih tenaga, kalau saya langsung diblender saja jadi satu. Biasanya saya tambahkan sedikit air untuk memblendernya. Setelah halus, tuangkan ke wajan, masak sampai airnya menguap, baru masukkan minyak secukupnya. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan laos sampai matang dan tanak (warnanya berubah dan baunya harum).
- Setelah itu, masukkan garam, gula, dan kaldu ayam (bubuk atau gel), aduk sebentar.
- Masukkan santan, aduk sebentar.
- Masukkan kentang dan hati ayam yang sudah matang tadi.
- Aduk sampai rata dan bumbu meresap. Jangan lupa tes rasa, apakah sudah pas. Kalau kurang asin tambahkan garam, kurang manis tambahkan gula. Aduk rata, siap dihidangkan ^_^



Hasilnya? Hmmmmm enak banget kalau menurut saya sih hehehehe.... kalau makan dengan oseng ini, maunya nambaaaah terus.... apalagi ditambah dengan sebutir telur asin atau telur dadar yang digoreng kering.... wow.... habis makan serasa tidak kuat berdiri.... hahahaha....

Sepintas tampaknya agak ribet ya membuatnya.... sebetulnya tidak juga kok... saya sendiri, untuk bumbu halus berupa bawang merah bawang putih biasanya sudah siap pakai. Cabe juga sudah saya sediakan yang sudah halus, jadi tinggal mencampur saja sih.... hehehe.... Akan saya bahas di lain topik saja di lain waktu ya....

Selamat makan dan semoga cocok dengan resep ini.... ^_^

Monday, May 30, 2011

KARE AYAM

Selain opor ayam, kare ayam juga menjadi salah satu menu favorit kami sekeluarga (kok menu favoritnya banyak ya?? Maklum doyan makan semua hehehe...). Kalau makan sama kare, makannya bisa banyak deh.....

Ada sedikit perbedaan antara kare dan opor, walaupun bumbunya boleh dibilang sama. Kalau kare, kuahnya cenderung dibuat lebih kental dan kemerahan (karena ada cabainya). Untuk rasanya pun, kalau kare agak manis, sedangkan opor tidak menggunakan gula (menggunakan pun, manisnya tidak terlalu terasa seperti kare).
Tapi enaknya sama kok.... ^_^

Ini dia resep yang aku pakai kalau masak kare ayam:

KARE AYAM ALA IRENE
By: Irene Susianto
Bahan :
1/2 ekor ayam, potong menjadi 4 bagian
2 sdm minyak goreng utk menumis
100ml santan kental
300ml santan encer

Bumbu dihaluskan:
3 buah bawang merah
4 siung bawang putih
1 buah cabai merah
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/4 sdt kayu manis
1/4 sdt bubuk pala
1 ruas jari kunyit

Bumbu lainnya:

1 cm lengkuas, memarkan
3 lembar daun salam
1 batang sereh
garam secukupnya
1-2 sdt gula pasir

Cara membuat :

- Bumbu halus, ditumis dengan minyak goreng sampai harum baunya.
- Masukkan lengkuas, daun salam dan sereh, aduk rata.
- Masukkan daging ayam, aduk-aduk.
- Beri santan encer, aduk rata, dimasak sampai kuahnya tinggal sedikit dan dagingnya empuk.
- Masukkan santan kental, aduk rata.
- Tambahkan garam dan gula secukupnya, koreksi rasa.
- Masak sampai kekentalan yang diinginkan.

Catatan (sama dengan catatan pada opor):
- Kalau suka, bisa ditambahkan tahu, tempe, hati ayam, atau telur rebus.
- Kalau ditambah tahu/tempe/telur rebus, dimasukkan setelah ayam matang sebelum santan kental dicampurkan.
- Untuk tahu/tempe, bisa dipotong kotak-kotak besar/kecil, taqpi terutama kalau tahu, aku lebih suka tahunya diaduk-aduk jadi agak hancur gitu hehehe....
- Kalau menggunakan hati ayam, lebih enak hatinya sudah matang dulu (direbus dulu) supaya warna kuahnya tidak jadi kecoklatan. Dimasukkan sebelum santan kental masuk.
- Kadang ada juga yang senang menambahkan tahu tapi yang sudah digoreng. Tapi aku pribadi lebih suka yang masih putih.
Selamat mencoba ya, semoga berhasil dan cocok di lidah ^_^

Saturday, May 28, 2011

OPOR AYAM

 
Opor ayam salah satu lauk kegemaran kami sekeluarga.
Rasa santannya yang gurih dengan bumbu rempah yang pas.... hmmm enak deh pokoknya.
Dulu, sebelum aku mengerti masak memasak dan serba serbinya, aku suka membandingkan, kok kalau masak sendiri sama beli, rasanya lebih enak yang beli ya?? Seperti ada rasa apa gitu, yang tertinggal di lidah kalau masak sendiri.
Ternyata itu karena bumbu halusnya tidak ditumis dulu.... olala.... maklum masih blo'on sih belum ada pengalaman hehehe....
Kalau sekarang, jelas enak masakan sendiri dong ^_^
Opor ayam bisa dimakan dengan nasi atau dengan lontong, jadi lontong opor deh.... tinggal ditaburi bawang goreng dan krupuk udang. Hmm.... terbayang nikmatnya deh......
Ini dia resep opor ala Irene:



OPOR AYAM ALA IRENE
By: Irene Susianto
Bahan:
1/2 ekor ayam, potong menjadi 4 bagian
2 sdm minyak goreng utk menumis
500 ml santan sedang, agak encer

Bumbu dihaluskan:
3 buah bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/4 sdt bubuk pala
1 ruas jari kunyit

Bumbu lainnya:
1 cm lengkuas, memarkan
3 lembar daun salam
1 batang sereh
garam secukupnya

Cara membuat :
- Bumbu halus, ditumis dengan minyak goreng sampai harum baunya.
- Masukkan lengkuas, daun salam dan sereh, aduk rata.
- Masukkan daging ayam, aduk-aduk.
- Beri santan encer, aduk rata, dimasak sampai ayamnya matang sambil sesekali diaduk supaya santannya tidak pecah.
- Tambahkan garam secukupnya, koreksi rasa.

Catatan:
- Kalau suka, bisa ditambahkan tahu, tempe, hati ayam, atau telur rebus.
- Kalau ditambah tahu/tempe/telur rebus, dimasukkan setelah santan dituangkan.
- Untuk tahu/tempe, bisa dipotong kotak-kotak besar/kecil.
- Kalau menggunakan hati ayam, lebih enak hatinya sudah matang dulu (direbus dulu) supaya warna kuahnya tidak jadi kecoklatan.
- Kadang ada juga yang senang menambahkan tahu tapi yang sudah digoreng. Tapi aku pribadi lebih suka yang masih putih/tahu mentah.
Nah ternyata tidak sulit kan memasak sendiri? Jadinya enak pula....
Yuk dicobain ya.......... ^_^

Wednesday, May 25, 2011

NASI TIM AYAM

 
Ada satu menu nasi yang cukup enak nih.... aku suka makan nasi tim ayam ini. Makin banyak ayamnya makin enak hahahaha......
Masaknya cukup mudah kok, cuma persiapannya yang lama, yaitu bagian memotong daging ayamnya (biasanya kupotong kecil-kecil biar bagus penampilannya).
Oya, kalau mau, waktu mengaron nasi bisa diberi sedikit garam supaya lebih gurih nasinya.

Yuk dicoba.... dimakan anget-anget enak banget deh.... apalagi kalau udara dingin... ditambahi acar ketimun, sambal atau saus, pakai kerupuk udang..... hmmmm... jadi lapar membayangkannya..... hiks....




NASI TIM AYAM
Sumbernya lupa dari mana....

Modifikasi: Irene Susianto
Bahan:1 kg Ayam Fillet (Direbus, dipotong2, air jgn dibuang)
1,5 kg beras.

Bumbu:
1 sm margarin
5 siung bwg putih cincang
2 ruas Jahe digeprek
3 sdm minyak wijen
3 sdm saus tiram
4 sdm kecap manis
Garam dan lada secukupnya.

Cara membuat:- tumis bawang putih dengan margarin, masukan jahe sampai harum, kemudian masukkan ayam.
- aduk rata sampai matang sambil menambahkan garam, lada dan kecap manis.
- Tambahkan 1 sm minyak wijen dan saus tiram.
- beras diaron dengan air rebusan ayam ditambah garam dan 2 sm minyak wijen.
- letakkan ayam di dasar cetakan, kemudian tutup dgn nasi aron.
- tim nasi ± 30 menit.
- (Untuk 30 cup)
nasi bisa disimpan di kulkas, dipanaskan kembali dengan cara di kukus atau ditaruh di penghangat nasi*
Selamat makan.... ^_^

Saturday, May 14, 2011

CHICKEN TERIYAKI ALA IRENE

Chicken Teriyaki, salah satu masakan kesukaan suami nih.....
Memasaknya mudah, cepat, dan rasanya enak deh pokoknya.....
Mungkin rasanya tidak sama persis dengan yang ada di hoka-hoka bento, tapi kalau enaknya nggak akan kalah deeehhh.....



Salah satu kunci memasak enak dalam tipe-tipe masakan seperti ini, antara lain merk bumbu yang dipakai.
Berikut ini beberapa merk bumbu masak yang aku pakai sehari-hari:

- saus tiram: Lee Kum Kee (jenisnya ada beberapa macam, pilih saja sesuai selera). Saus tiramku sudah dipindah ke wadah lain jadi percuma difoto hehehe....
- kecap: aku lebih cocok pakai kecap manis ABC yang original
- saus teriyaki: Kikkoman (ada yang plain, ada yang mengandung bawang putih cincang)
- untuk kaldu ayam, kadang aku pakai yang bubuk, tapi sebetulnya lebih enak yang cair seperti chicken stock ini
- kalau minyak wijen baru sempat nyoba merk ini, besok kalau habis mau coba merk lain hehehe....

Jadi ini dia deh resepnya:

CHICKEN TERIYAKI ALA IRENE
By: Irene Susianto
Bahan:
500 gram fillet ayam
3 siung bawang putih, cincang halus
 
2 butir bawang bombay, iris memanjang
wijen sangrai
1 sdt gula pasir atau 1 sdm madu
1 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdm margarine untuk menumis

Bumbu rendaman:
3 sdm kecap manis
3 sdm saus tiram (yang enak pakai merk Lee Kum Kee ya...)
4 sdm saus teriyaki (yang enak merk Kikkoman)
2 sdm angciu (bisa diskip)
1 sdm chicken stock (kalau nggak punya, bisa diganti chicken powder)
1 sdm minyak wijen

Cara membuat:
- Fillet dipotong-potong ukuran dadu atau bite size
- Masukkan ke dalam wadah, dan masukkan bumbu rendaman. Biarkan kira-kira 1/2 jam. Atau kalau menyiapkan malam hari, bisa dimasukkan kulkas semalaman.
- Siapkan wajan, tumis bawang putih sampai harum
- Masukkan daging ayam yang sudah direndam bumbu beserta bumbu rendamannya.

- Masak sampai berubah warna.
- Beri garam, merica, dan gula pasir/madu sesuai selera.
- Koreksi rasanya. Kalau suka bisa ditambahi kecap manis lagi supaya warnanya lebih gelap.
- Masukkan irisan bawang bombay, aduk-aduk sampai bawang bombay agak layu.
- Taburkan wijen sangrai. Angkat.
- Sajikan dengan nasi hangat yang dimasak dengan tambahan agar-agar bubuk. Hmmm....
yummy banget...... ^_^
Yuk dicoba..... mudah kan??

Monday, May 2, 2011

AYAM SAUS MENTEGA ALA IRENE

Dulu waktu putriku masih kecil, saya, suami, dan si kecil sering berenang di sebuah hotel. Setelah berenang kan biasanya lapar hehehe.... nah waktu itu menu favorit kami adalah ayam saus mentega. Ayamnya digoreng tepung, dan diberi saus dari mentega yang dicairkan.
Sempat juga dulu beberapa kali membuat sendiri di rumah.

Setelah itu lamaaaaa tidak pernah masak ayam saus mentega ini, lalu waktu makan di 2-3 resto yang berbeda, waktu memesan ayam saus mentega, kok sausnya hitam atau coklat, lebih mirip ayam saus tiram saja hehehe....
Akhirnya balik lagi kalau ingin ayam saus mentega masak sendiri saja deh....

Resepnya sangat sederhana, tapi rasanya enak banget. Putriku paling demen kalau aku masak ini. Makannya bisa nambah deh... hahaha....
 
Oya, tepung untuk menggoreng ayamnya, aku paling suka menggunakan tepung merk KOBE, karena rasanya cocok di lidah. Garingnya juga pas.... Bisa saja menggunakan merk lain yang cocok untuk lidah teman-teman....
Jadi langsung saja ini dia resepnya:

AYAM SAUS MENTEGA
by: Irene Susianto
Bahan:
5 potong daging paha atas, buang tulangnya, potong jadi 4 bagian (jadi 20 potong kecil)
tepung KOBE original secukupnya
5 sendok makan penuh margarin
1 buah Bawang bombay, cincang
2-3 batang seledri, cincang

Cara Membuat:
- Potongan-potongan daging ayam dibalut dengan tepung kobe, lalu goreng dalam minyak panas dengan api sedang.
- Setelah garing, angkat dan tiriskan.
- Siapkan wajan bersih, masukkan margarin, dan ketika margarin mulai mencair, masukkan cincangan bawang bombay, tumis sampai harum.
- Taburi dengan seledri cincang.
- Biasanya saus menteganya kusiapkan dalam wadah/mangkuk terpisah. Pada saat akan disajikan baru disiramkan ke ayam atau nasinya.
- Untuk 5 porsi sedang.
Catatan:
- Lebih enak lagi kalau diberi cincangan seledri segar pada sausnya, hanya saja di rumahku jarang sedia seledri jadi nggak pake.
- Banyaknya ayam dan mentega disesuaikan saja dengan porsi sekali makan, jadi masaknya dadakan baru nikmat.
- Daging paha atas bisa diganti bagian lain, dada misalnya, cuma kalau menggunakan bagian paha lebih gurih rasanya.
- Tulang ayam boleh tidak dibuang, hanya pada saat menggorengnya harus lebih lama, karena terkadang bagian dalamnya masih merah. Lagipula kalau diambil dagingnya saja, pada saat makan lebih mudah nggak pake ribet ada tulangnya hehehehe.....
- Sekali makan bisa nambah 2 kali kalau ayamnya belum habis, jadi nggak nanggung kalau jadi gemuk hahahaha.....

- Selamat mencoba.... ^_^

Thursday, April 28, 2011

SAPI LADA HITAM

Sapi Lada Hitam
Beberapa kali makan di resto, salah satu masakan yang sering dipesan suamiku adalah Sapi Lada Hitam.
Lama-lama penasaran juga ingin membuat sendiri hehehe....
Setelah browsing di google, aku menemukan satu resep dari mbak Rina Sofiany, dan sedikit kumodifikasi menyesuaikan dengan bahan-bahan yang ada di rumah.
Ternyata rasanya lebih enak daripada yang beli di resto-resto itu.
Jadi buat yang suka masakan sapi lada hitam, ini dia resepnya:

DAGING SAPI LADA HITAM
by: Rina Sofiany
Modified by: Irene Susianto

Bahan :
350 gr daging sapi has dalam
2 sdm minyak goreng
2 siung bawang putih, cincang
merica hitam butiran kasar (banyak dijual di supermarket)
300 cc air
1 buah paprika, buang bijinya, potong kotak-kotak (boleh merah/kuning/hijau atau kombinasi ketiganya supaya tampak lebih menarik)
1 buah bawang bombay , iris memanjang

Saus rendaman:
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
5 sdm saus tiram
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam
1 sdt baking powder
1 sdt bubuk paprika
Cara membuat :
- Potong daging sapi kotak bite size atau sesuai keinginan.
- Masukkan potongan daging ke dalam saus rendaman. Aduk rata dan diamkan minimal 30 menit.
- Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan daging sapi beserta saus rendamannya, masak hingga daging berubah warna, tambahkan air dan masak hingga daging lunak dan kuah mengental.
- Masukkan paprika dan bawang bombay , aduk rata hingga bawang dan paprika matang, tambahkan merica hitam, aduk rata sekali lagi.
- Sajikan hangat. Bila diinginkan saat disajikan diberikan lagi taburan merica hitam yg digiling kasar.
Mudah kan membuatnya? Dan dijamin rasanya nggak kalah dengan resto yang mahal sekalipun....
Selamat mencoba ^_^

Tuesday, April 26, 2011

AYAM GORENG LAOS + SAMBAL

Dari dulu aku cukup penasaran dengan masakan ayam goreng yang satu ini. Kenapa penasaran? Karena bumbu taburannya enak, tapi aku tidak pernah tahu, yang dijadikan taburan itu bumbu apa???

Pernah makan di rumah teman, waktu tanya bumbunya apa, biasa deeeehhh.... jawabannya cuma "ya bumbu ayam seperti biasanya". Lha yang biasanya itu yang bagaimana??? Aku tanya, yang kasar-kasar ini (taburannya) pake apa? Dijawab, "ya bumbunya itu".
Oalaaaaahhh... kalau memang nggak mau kasih tahu alias pelit ya tinggal bilang saja nggak mau kasih tahu lah....

Akhirnya pas browsing, kok nemu gambar ayam goreng yang dimaksud, dan ternyata taburannya itu adalah laosnya... Terpecahkan sudah misteri bumbu taburan ayam ini hahahaha.....

Nggak pake lama, aku beli laos, nggak tanggung-tanggung, sekaligus 2kg supaya bisa dipakai untuk beberapa kali masak sekalian. Kendalanya adalah, ternyata tukang parut bumbu di pasar nggak mau memarutkan laos kalau nggak diiris-iris tipis dulu..... Dudududuh.... dibawa pulang lagi deh.... terus kerja keras, diiris-iris dulu pake bendo wkwkwkwk... habisnya keras sih.... kalau pas yang muda gampang, sekali langsung terpotong, kalau pas yang tua itu yang susah.
Akhirnya besoknya dibawa lagi ke pasar. Ternyata memarut 2kg laos itu lama, itu pun sudah "didorong-dorong" pake air biar nggak macet mesinnya (tapi tetap saja sempat beberapa kali mogok hehehehe....).

Sesampai di rumah, aku bagi-bagi laos parutnya, dimasukkan ke kantong plastik, ditimbang sesuai kebutuhan, lalu sisanya dimasukkan ke freezer. Jadi lain kali bisa langsung dipakai laos parutnya, nggak perlu perjuangan berat seperti yang pertama hehehehe....
Ternyata hasilnya.... hmmmmm..... sesuai dengan yang kuharapkan, bahkan menurutku lebih enak daripada yang pernah makan di tempat lain mana pun. Bumbu taburnya bisa dibuat banyak (dengan memperbanyak laosnya), jadi puas makannya.....

Suami dan anak juga suka sekali ayam goreng laos ini, apalagi nasinya anget, ayamnya anget, ditabur bumbunya.... pakai sambal yang pedasssss..... hmmmm... jadi laper lagi nih ^_^

Langsung saja ini dia resep yang aku pakai ya........

AYAM GORENG LAOS
by: Irene Susianto

Bahan:
1 ekor ayam, potong menjadi 8
250 gram laos muda
2 batang sereh

Bumbu dihaluskan:
3-4 ruas kunyit
8 siung bawang putih
asam jawa secukupnya
gula jawa secukupnya
3 sendok teh ketumbar
3 butir kemiri
garam secukupnya

Cara Membuat:
- Laos  diparut (lebih praktis diparutkan di pasar)
- haluskan bumbu sampai halus (biasanya aku pakai blender, dengan ditambah sedikit air)
- Bumbu halus ditumis dengan sereh dan laos parut, menggunakan sedikit minyak sampai wangi
- Masukkan ayam, aduk-aduk, tambahkan air kurang lebih 1 gelas
- Tutup, ungkep ayam sampai empuk, matikan api.
- Tunggu dingin.

- Sampai tahap ini, biasanya ayam kumasukkan kantong plastik sesuai kebutuhan sekali masak, demikian juga bumbunya. Jadi tiap kali tinggal mengeluarkan dari freezer, dithawing sampai tidak beku, dan langsung digoreng.
- Sajikan ayam goreng dengan bumbu laos di atasnya.
- Lebih enak disajikan dengan sambal dan lalapan, apalagi kalau ada tempe goreng ^_^


 Di bawah ini ada resep sambal yang uenaaak tenan.... bisa untuk sambal ayam goreng laos ini, ayam kremes, ayam bakar, atau bahkan untuk dimakan bareng tempe goreng hehehe....
Kalau suka pedas, kurangi cabe merahnya, tambahi cabe rawitnya. Maknyussss tenan deh.....


SAMBAL TERASI MATANG
by Irene Susianto

Bahan :
250 gr cabe rawit
jika kurang suka pedas, bisa diganti cabe merah besar sebagian
100-150 gr bawang merah150-250 gr tomat
kurang lebih 100 gr gula merah (disesuaikan selera)
terasi goreng secukupnya (disesuaikan selera)
garam secukupnya
100-150 ml minyak goreng
4 bh jeruk pecel (jeruk untuk sambal yang kecil-kecil)

Caranya :
- Goreng cabe, bawang merah dan tomat sampai 1/2 matang.
- Haluskanatau blender dengan gula merah, terasi, garam
- Panaskan minyak, masak lagi sambal yang sudah halus sampai matang dan harum.


- Matikan api, kucuri perasan air jeruk  aduk rata.
- Hmmm nyam nyam nyam enak banget sambelnya.... bisa-bisa makan nasi sebakul tidak terasa deh


Selamat mencoba ya..... nggak berani tanggung kalau ketagihan hehehehe... ^_^